Perihnya Hatiku

Januari 28, 2010 at 1:00 am (Perih Hati)

Meski masih bisa tertawa ketika dikeramaian, aku tau bahwa hatiku yang perih menangis didalamnya. Setiap kali mengingat dia, selalu saja melelehkan airmata. Aku tak suka ini. Betapa cinta menjadikan aku cengeng. Setiap kali aku melihat ke belakang, bayang masa lalu mentertawakanku. Betapa jauhnya perubahan yang telah dilakukan seorang dia padaku. Menangis karena cinta? Dulu akulah orang yang akan tertawa paling keras ketika ada teman yang mengadu tentang perjalanan cintanya yang tersandung dan membuatnya jatuh. Tapi kali ini, aku yang menggelepar menahan sakit dan akhirnya aku mengerti mengapa mereka tersedu ketika itu. Maka, tertawakanlah aku, karena aku tak peduli. karena aku hanya ingin dia….

Dan pengakuan itu meluncur juga padanya. Bahwa aku merindukannya. Tapi kami sudah tau, bahwa lebih baik memang seperti ini dulu. Jika memang Alloh SWT menuliskan takdir kami bersama, berada dijalan yang sama, bersisian, bergandeng tangan menuju tujuan yang sama, maka kami akan bersama. Tapi saat ini, kita nikmati saja dulu, setiap perih yang mendera dan menyiksa hati kita. Klise jika ada yang bilang cinta tak harus memiliki, tapi inilah yang terjadi sekarang.

1 Komentar

  1. drummerfan berkata,

    kalo begitu silakan ketawa :)

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.